Puncak Kegiatan Kokurikuler Proyek 2: Siswa Olah Hasil Budidaya Ikan Air Tawar

Kegiatan Kokurikuler Proyek 2 hari ini memasuki hari keenam sekaligus menjadi puncak rangkaian kegiatan bertema “Tantangan dan Prospek Budidaya Ikan Air Tawar”. Pada penutupan ini, seluruh peserta didik melakukan praktik memasak menggunakan hasil budidaya yang telah mereka pelihara sejak beberapa hari sebelumnya.

Setiap jenjang kelas mengolah jenis ikan yang berbeda sesuai fokus proyek masing-masing.

  • Kelas VII mengolah ikan lele,

  • Kelas VIII mengolah belut,

  • Kelas IX mengolah ikan nila.

Kegiatan diawali dengan post-test, dilanjutkan koordinasi kelompok dan persiapan alat serta bahan. Setelah itu, peserta didik mulai mengolah berbagai kreasi menu berbahan dasar ikan air tawar yang dipadukan dengan menu karbohidrat sebagai pendamping. Para siswa tampak antusias menunjukkan kemampuan memasak, mulai dari teknik pembersihan, pengolahan bumbu, hingga penyajian.

Hasil masakan kemudian dipamerkan dalam sesi Exhibition & Presentasi Produk Olahan Ikan. Setiap kelompok memaparkan proses, inovasi menu, hingga manfaat gizi dari olahan yang dibuat. Suasana semakin meriah ketika para guru dan teman-teman lain turut melihat dan memberikan apresiasi atas kreativitas siswa.

Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta didik melaksanakan Sapu Jagat untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah, sebelum akhirnya kegiatan ditutup dengan sesi sayonara.

Melalui proyek ini, siswa tidak hanya memahami proses budidaya ikan air tawar, tetapi juga belajar mengolah hasilnya menjadi produk kuliner yang sehat dan bernilai. Kegiatan puncak hari ini menjadi bukti bahwa pembelajaran berbasis proyek mampu melatih keterampilan, kreativitas, serta kerja sama antarsiswa.

Kontak

Link Terkait

Berita Terbaru

error: Content is protected !!