Sejarah SMP Negeri 3 Banyuwangi

SMP Negeri 3 Banyuwangi awal berdirinya tahun 1985 (filial atau pecahan dari SMP Negeri 1 Banyuwangi. Dengan alasan jumlah murid SMP Negeri 1 Banyuwangi terlalu banyak sehingga Pemerintah Daerah mengambil kebijakan untuk melakukan pemecahan.   Nama awalnya SMP Negeri 5 Banyuwangi dengan kegiatan belajar dan mengajar yang dilakukan oleh Bapak/Ibu guru masih bergabung dengan SMP Negeri  1 Banyuwangi yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani. Satu tahun kemudian akhirnya SMP Negeri 3 Banyuwangi yang awalnya bernama SMP Negeri 5 Banyuwangi telah berhasil mendirikan gedung sendiri pada Desember tahun 1986, yang berlokasi di Jalan Batur Nomor 300, Singotrunan, Banyuwangi.

Namun secara resmi baru di SK-kan oleh Bupati Banyuwangi  per Januari 1987. Gedung SMP Negeri 5 Banyuwangi berdiri di atas  lahan dengan luas 13.930 M2. (Tiga belas ribu Sembilan ratus tiga puluh M2) Beberapa tahun kemudian ada kebijakan baru berdasarkan Nomor: 0507/0/1989 bahwa masing-masing kecamatan harus memiliki SMP sehingga ada beberapa sekolah yang mengalami perubahan nama. Misalnya SMP Negeri  4 Banyuwangi menjadi SMP Negeri 1 GIri.

Akhirnya SMP negeri 5 Banyuwangi berubah menjadi SMP Negeri 4 Banyuwangi, mengisi SMP Negeri 4 di Giri.  Sedangkan SMP Negeri 1 Glagah sebelumnya bernama SMP Negeri 3 Banyuwangi.Selang 8 tahun kemudian ada  kebijakan baru lagi berdasarkan Nomor : 034/0/1997 bahwa SMP Negeri 3 Banyuwangi menjadi SMP Negeri 1 Glagah sampai sekarang.

Sedangkan SMP Negeri 4 Banyuwangi menjadi SMP Negeri 3 Banyuwangi sampai sekarang. Untuk menuju ke lokasi perlu perjuangan baik bagi siswa maupun Bapak/Ibu guru bahkan harus melalui pematang sawah yang kondisinya sangat licin. Tidak jarang beberapa guru harus melepas sepatu dan menuntun kendaraanya karena kondisi jalan yang tidak mendukung. Sampai saat ini masih ada beberapa guru yang bisa kami jadikan sebagai narasumber untuk  sumber informasi. Bisa dikatakan sebagai guru pembabat SMP Negeri 3 Banyuwangi antara lain;

  1. Bapak Supandi, S.Ag.
  2. Ibu Wiji Triasih, S.Pd.
  3. Ibu Suhartatik, S.Pd.
  4. Ibu Marliya, S.Pd.
  5. Ibu Drasti Purwaningrum, S.Pd.
  6. Ibu Ery Harini, S.Pd.
  7. Tuk Sri Hartini, S.Pd.
  8. Bapak Drs. Marhaen

Kontak

Link Terkait

Berita Terbaru

KARNAVAL KEBANGSAAN

(Senin, 15 Agustus 2022) Tahun ini semarak hari ulang tahun Republik Indonesia nampak meriah kembali. Salah satu perayaan yang rutin